Thursday, September 17, 2009

upcoming trip to my new family

i'm home, everyone! huaaah, it feels so nice to finally gather with my family again. hmmmm :)


jadi beritanya adalah, ada rencana yang agak beda di lebaran gue kali ini. nggak kaya biasanya keluarga gue selalu ngerayain setiap hari lebaran di rumah mbah, taun ini rencananya kita mau berkunjung ke keluarganya mas bimo, suaminya mbak ulan. which means, lebaran kali ini gue bakal ada di Bima. yep, Bima, Nusa Tenggara Barat! uwoooooowwwww..
let's say this is my first time celebrating that big day with 'another' family of mine. agak deg-degan, dan sejujurnya agak was-was bakalan kehilangan momen berharga lebaranan di rumah mbah. tapi nggak ada salahnya juga kan buat sesekali bersilaturahmi dengan keluarga yang lain. siapa tau lebaran di Bima juga nggak kalah seru sama yang disini. hehe..
yang ikut kesana nggak semua keluarga sih. cuma mamah, mas bimo, mba ulan, dede keiko, dan gue. papah dan mas nggi nampaknya akan menetap dan melanjutkan tradisi berlebaran di rumah mbah. while the rest of us, akan melakukan perjalanan lintas pulau yang, gue harap, akan sama menyenangkannya.
oiya, sebelumnya gue mau mengucapkan "selamat hari raya idul fitri 1430 H". minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. semoga idul fitri kali ini akan membawa berkah dan kebaikan pada kita semua. amiiiiin :)
happy holiday :D

Thursday, September 10, 2009

holiday, please

belakangan ini kuliah rasanya udah nggak konsen lagi. walaupun secara fisik masih setia menghadiri tiap kelas, tapi pikirannya udah terlalu fokus sama libur lebaran.
i miss my family. suasana lebaran di keluarga gue emang rada nggak biasa. satu rumah kecil imut-imut dipenuhin sama satu keluarga super besar yang tiap orang punya ciri khas luar biasa. nggak heran suasananya bakalan super heboh. bayangin aja, tiap lebaran, 12 keluarga udah bisa dipastikan ngumpul di rumah mbah. dua belas keluarga dengan personil lengkap. riweuh sih pasti ya, apalagi kalo udah urusan bagi-bagi uang lebaran. segala teknis pembagian udah pernah dicoba, dari mulai pemberian pada antrian dengan barisan rapi, tanpa barisan, sampe yang uangnya disebar dari atas, yang berarti melupakan asas ketertiban dan pemberlakuan hukum rimba. kalo udah pake metode yang terakhir itu, suara jerit tangis bocah-bocah kecil yang tertindas menjadi hal yang biasa. emang agak nggak konvensional, dan jelas rusuh. tapi lucu sih, heboh banget. hal-hal kaya gitu lah yang bikin lebaran nggak pernah membosankan.
oh, how i really miss those moments. kalo lagi berada ditengah-tengah keluarga, rasanya nggak ada hal apapun yang bisa bikin kita sedih dan merasa nggak nyaman. that's when i really feel so much in my comfort zone. dan percaya deh, it's wonderful to be there.
rasanya udah nggak bisa lebih siap lagi buat menyambut liburan :)